Tanggamus, Lampung — Di tengah lanskap pesisir dan perbukitan Kabupaten Tanggamus, Lampung, tersimpan sebuah kisah sejarah yang hingga kini terus hidup dalam ingatan masyarakat setempat. Keramat Way Buyuk—yang oleh warga juga disebut Keramat Magdum—terletak di Pekon Kaurgading, Kecamatan Pematang Sawa, dan dipercaya memiliki peran penting dalam sejarah keselamatan wilayah ini.
Menurut cerita turun-temurun yang disampaikan tokoh pemuda setempat, Egy Pematang Sawa, saat Gunung Anak Krakatau meletus dan gelombang tsunami menghantam sejumlah wilayah pesisir Lampung, Pekon Kaurgading justru luput dari terjangan bencana. Ketika air laut pasang menerjang daerah sekitar, wilayah ini disebut tetap aman dan tak tersentuh gelombang besar.
“Wilayah lain terdampak, tapi Kaurgading seperti dilindungi. Itu yang dipercaya masyarakat hingga sekarang,” ujar Egy.
Keramat Way Buyuk kemudian diyakini sebagai salah satu penanda sejarah dan spiritual yang menyatu dengan kehidupan warga. Tak sedikit peristiwa mistis dan kejadian di luar nalar yang disebut-sebut pernah terjadi di sekitar kawasan keramat tersebut. Cerita-cerita itu menyebar dari mulut ke mulut, menjadikan tempat ini semakin dikenal luas.
Seiring waktu, Keramat Way Buyuk tidak hanya menjadi situs sakral bagi masyarakat lokal, tetapi juga menarik perhatian peziarah dan pengunjung dari berbagai daerah. Warga menyebut, tamu yang datang tidak hanya dari kabupaten sekitar, tetapi juga dari luar provinsi, termasuk Pulau Jawa.
Pekon Kaurgading sendiri merupakan wilayah yang mayoritas dihuni Suku Lampung adat Saibatin, dari Marga Kaokhgading, yang secara adat dipimpin oleh seorang pangeran. Struktur adat ini masih dijaga hingga kini, berdampingan dengan keberadaan beberapa suku lain yang hidup harmonis di wilayah tersebut.
Bagi masyarakat setempat, Keramat Way Buyuk bukan sekadar tempat yang diselimuti kisah mistis, melainkan bagian dari identitas dan sejarah pekon. Ia menjadi simbol kearifan lokal, kepercayaan, dan hubungan manusia dengan alam yang diwariskan lintas generasi.
Di tengah geliat wisata budaya dan sejarah yang mulai diminati, Pekon Kaurgading menawarkan lebih dari sekadar panorama alam. Ia menyuguhkan cerita, nilai adat, dan misteri sejarah yang mengundang rasa ingin tahu—sebuah alasan kuat bagi siapa pun yang ingin mengenal Lampung lebih dalam, dari sudut yang jarang tersorot.















