LAMPUNG UTARA (GN) :Untuk mengantisipasi adanya kecurangan saat melakukan penimbangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindak) menghimbau pengusaha pengguna timbangan untuk melakukan tera ulang pada alat timbangannya.
Kepala Bidang Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lampung Utara, Hefi Yunis, di ruang kerjanya, Senin (6-1-24) mengatakan pihaknya menggugah kesadaran pengusaha atau pelaku usaha melakukan tera ulang pada alat timbangannya. Hal itu guna memastikan akurasi pengukuran takaran pada timbangan dapat akurat sehingga tidak merugikan ke dua belah pihak baik pada pelaku usaha maupun konsumen sebagai pembeli atau pengguna layanan jasa.
“Kesesuaian pengukuran untuk menentukan akurasi takaran dengan angka nominal yang disepakati menjadi sangat penting agar konsumen dan pedagang tidak dirugikan oleh berat takaran yang tidak akurat,” ujarnya.
Selain itu, tera ulang merupakan satu upaya untuk melakukan perlindungan konsumen guna menghindari kecurangan yang dimungkinkan dilakukan pelaku usaha yang tidak jujur.
“Pihaknya sangat serius berupaya
menciptakan tertib ukur untuk perlindungan konsumen, ” kata dia kembali.
Target tera ulang, lanjutnya, adalah semua alat-alat ukur, takar, timbangan dan pelengkapannya (UTTP). Hal itu, sejalan dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2024 tentang Kegiatan Tera dan Tera Ulang Alat Ukur, Alat Timbang, dan Alat Perlengkapan Metrologi Legal.
“Tera ulang alat ukur seperti timbangan dilakukan setahun sekali, ” tuturnya.
Di singgung pelaksanaan tera ulang yang dilaksanakan Metrologi Legal, dia mengaku baru di gelar sekali di Pasar Sentral pada 2024 lalu.
“Untuk diketahui, operasional di gedung Metrologi Legal, mulai berjalan di 2023,” lanjutnya.
Pada tera ulang, petugas tidak memberikan sanksi untuk pedagang yang timbangannya tidak akurat. Pihaknya, hanya memeriksa dan memperbaiki alat timbang yang di tera.
” Pihaknya hanya melakukan pengawasan pada alat ukur seperti timbangan untuk memastikan takarannya sesuai saat digunakan,” tuturnya menambahkan.















