LAMPUNG UTARA (GN) : Kepatuhan administrasi yang ditunjukkan dalam institusi pemerintahan dapat di nilai pada pencantuman nama pejabat berikut staf pada papan nama di dinas setempat. Dan pencantuman nama pada struktur organisasi pemerintahan merupakan salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas terhadap kinerja dan pelayanan.
Namun, di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Lampung Utara, kepatuhan administrasi belum diindahkan. Senin (13/01/2025).
Bagaimana tidak, salahsatunya selain dari pada anggaran yang di nilai kurang transparan dan masih di investigasi tim media ini. Terdapat papan nama jabatan pada bidang-bidang di dinas tersebut tidak di ganti.
Pasalnya, di ketahui terdapat kepala bidang yang sudah pensiun, namun namanya masih tertempel di pintu ruang dinas bidang setempat.
Sementara pada bidang Pembinaan dan Kearsipan dan Perpustakaan itu meski kepala bidangnya sudah di ganti, dengan pejabat yang baru, namun masih tertera nama kepala bidang yang lama atas nama Balkis Harmiyati.
Hal itu tentunya menjadi cerminan dari Sri Mulyana sebagai kepala dinas pada dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Lampung Utara untuk Pj bupati, Sekertaris daerah (Sekda) bahkan inspektorat memberikan penilaian.
Mengenai anggaran, pada tahun 2024 kegiatan dan belanja apa saja yang menyerap dari anggaran pada tahun itu, masih di pertanyakan.
Hal itu mengemuka, lantaran terpantau sementara kondisi barang bacaan serta kelengkapan lainnya terlihat tidak ada yang baru, terlebih pada kegiatan di dinas Perpustakaan dan kearsipan tersebut berkaitan dengan anggaran masih di pertanyakan kebenarannya.
Sebagai informasi, anggaran di dinas Perpustakaan dan kearsipan kabupaten Lampung Utara pada tahun 2025 ini, mengalami kenaikan dengan kisaran anggaran sebesar kurang lebih 5 Miliar rupiah.
Juga terpantau, kegiatan-kegiatan di dinas perpustakaan dan kearsipan daerah kabupaten Lampung Utara kerap kali di tayangkan di media sosial, bukan di media massa berbadan hukum.
Sampai berita ini di tayangkan, Sri Mulayana selaku kepala dinas belum dapat di konfirmasi lantaran tidak berada dikantor. (Tim















