Lampung Utara , gerbangnusantara.id – Rangkaian peristiwa tragis kembali terjadi di aliran Sungai Way Rarem, Kabupaten Lampung Utara. Dalam kurun waktu berbeda, dua insiden berujung maut terjadi di kawasan yang sama, menambah daftar panjang kecelakaan di sekitar bendungan tersebut.

Peristiwa pertama terjadi pada akhir Februari 2026. Seorang pria warga Jalan Dahlia, Kampung Tanah Miring, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu, 28 Februari 2026. Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga tenggelam setelah melompat ke Sungai Way Rarem saat berupaya melarikan diri dalam penggerebekan aparat kepolisian sehari sebelumnya. Derasnya arus sungai diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan korban tidak dapat menyelamatkan diri.
Insiden kedua terjadi pada awal Mei 2026. Seorang warga bernama Aminudin (50), asal Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat, dilaporkan hilang saat mencari ikan di sekitar bendungan Way Rarem pada Minggu, 4 Mei 2026.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui pihak keluarga setelah menemukan sepeda motor dan golok milik korban di tepi sungai sekitar pukul 18.00 WIB. Karena korban tidak berada di lokasi, keluarga segera melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian, yang kemudian meneruskan laporan ke Basarnas Lampung.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat setempat langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian. Operasi dilakukan secara intensif dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar bendungan.
Setelah proses pencarian selama beberapa waktu, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada dini hari, 6 Mei 2026.

Dua kejadian ini kembali menjadi pengingat akan potensi bahaya di kawasan Sungai Way Rarem, khususnya di sekitar bendungan yang memiliki arus cukup deras dan kondisi yang berisiko.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, serta memperhatikan faktor keselamatan guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.














