• BOX REDAKSI
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
GerbangNusantara.id
Advertisement
  • Home
  • Trending
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI || POLRI
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Vidio
No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI || POLRI
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Vidio
No Result
View All Result
GerbangNusantara.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI || POLRI
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Vidio
Home Tanggamus

Delapan Pekon Terisolasi dan Ujian Pemerataan Pembangunan

Gerbangnusantara by Gerbangnusantara
Januari 27, 2026
in Tanggamus, Trending
0
Delapan Pekon Terisolasi dan Ujian Pemerataan Pembangunan
0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pembangunan infrastruktur kerap dipresentasikan sebagai keberhasilan fiskal dan administratif. Anggaran terserap, proyek berjalan, laporan selesai. Namun di balik angka-angka itu, masih ada wilayah yang hidup dalam keterisolasian—delapan pekon yang hingga kini belum terhubung oleh akses jalan memadai.

Doc photo saat pembukaan akses jalan di pematang sawa tanggamus berhenti dengan dana terbatas pada Tahun 2025.

Kondisi ini bukan sekadar persoalan teknis. Ia adalah potret ketimpangan yang nyata. Tanpa jalan, pelayanan publik tersendat, biaya hidup meningkat, dan potensi ekonomi lokal terhambat sejak dari hulu. Anak-anak berangkat sekolah dengan risiko, warga sakit menunggu lebih lama, dan hasil pertanian sulit keluar dari kampungnya sendiri.

Doc photo wakil bupati tanggamus dan rombongan saat meninjau pembukaan akses jalan di pematang sawa dialog dengan kepala pekon way nipah serta warga tahun 2025.

Pemerintah daerah tanggamus sejatinya telah merespons persoalan konektivitas melalui berbagai kebijakan, termasuk Program Instruksi Presiden Jalan Daerah yang didanai APBN. Program ini membawa semangat pemerataan: menjangkau wilayah tertinggal dan membuka isolasi daerah. Namun seperti banyak kebijakan lain, tantangan terbesarnya bukan pada niat, melainkan pada implementasi dan prioritas.

Doc photo peninjauan pembukaan akses badan jalan delapan pekon/desa terisolasi tertinggal di kecamatan pematang sawa kabupaten tanggamus lampung-indonesia. 

Delapan pekon kecamatan pematang sawa ini bukan wilayah fiktif di peta perencanaan. Mereka dihuni warga negara yang sah, membayar pajak secara tidak langsung, dan menjalankan kewajiban sosialnya. Yang mereka sampaikan pun bukan tuntutan politis, melainkan aspirasi berbasis kebutuhan dasar: akses jalan sebagai prasyarat hidup layak.

Perlu ditegaskan, menyuarakan aspirasi bukan bentuk pembangkangan terhadap negara. Justru sebaliknya, itu adalah cara konstitusional warga mengingatkan bahwa ada wilayah yang belum tersentuh secara adil. Demokrasi bekerja ketika suara dari pinggiran didengar, bukan ketika dibungkam oleh prosedur.

Persoalan akses jalan sering terjebak dalam debat status dan kewenangan—apakah jalan baru atau peningkatan, apakah menjadi tanggung jawab daerah atau pusat. Namun jika terus terjebak dalam kerumitan administratif, tujuan utama pembangunan akan kehilangan maknanya. APBN bukan sekadar instrumen fiskal, melainkan alat keadilan sosial.

Tentu, pembangunan memiliki keterbatasan anggaran dan tahapan perencanaan. Tidak semua bisa dilakukan sekaligus. Namun keberpihakan kebijakan selalu dapat ditunjukkan melalui penentuan prioritas. Wilayah yang paling lama tertinggal semestinya mendapat perhatian lebih awal, bukan terus-menerus menunggu giliran.

Akses jalan ini masih terhenti di titik 4,5 Km. Dengan menggunakan iuran 50 juta dari 9 pekon/desa tahun 2025.

Masyarakat di delapan pekon ini telah memilih jalan yang tertib: bersuara secara terbuka, damai, dan bertanggung jawab. Mereka tidak menunjuk siapa yang salah. Mereka hanya bertanya kapan negara benar-benar hadir hingga ke batas paling jauh.

Pembangunan nasional tidak diukur dari panjang jalan tol di pusat pertumbuhan, melainkan dari seberapa jauh jalan itu menjangkau wilayah yang selama ini terputus. Ketika akses terbuka, bukan hanya ekonomi yang bergerak, tetapi juga rasa keadilan.

Jika pemerataan adalah janji pembangunan, maka membuka keterisolasian delapan pekon ini adalah bagian dari menepati janji tersebut. Negara diuji bukan oleh pujian, melainkan oleh suara-suara yang belum terjawab.

Penulis:

Jurnalis (Egy) 

Post Views: 973
Tags: akses jalan pematang sawadesa terisolasi tertinggalEgypematangsawapembukaan jalan pematang sawa
Previous Post

Polres Lampung Utara Sigap Tangani Kebakaran Rumah Warga Kotabumi Selatan

Next Post

Remaja Perempuan yang Dilaporkan Hilang di Tanggamus Ditemukan Selamat

Gerbangnusantara

Gerbangnusantara

Jurnalis Gerbang Nusantara – PT Devina Media Group, memastikan setiap informasi tersampaikan jelas dan dapat diandalkan.Menyajikan berita akurat, terpercaya, dan bertanggung jawab sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Next Post
Remaja Perempuan yang Dilaporkan Hilang di Tanggamus Ditemukan Selamat

Remaja Perempuan yang Dilaporkan Hilang di Tanggamus Ditemukan Selamat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ada Temuan BPK : Sekretaris DPRD Pesisir Barat Enggan Berkomentar

Ada Temuan BPK : Sekretaris DPRD Pesisir Barat Enggan Berkomentar

Mei 21, 2025
GMBI Kawal Dugaan Perselingkuhan Pimpinan DPRD Kota Metro, Bila Perlu Sampai Polda Lampung.

GMBI Kawal Dugaan Perselingkuhan Pimpinan DPRD Kota Metro, Bila Perlu Sampai Polda Lampung.

Mei 10, 2025
Diduga Arogan, Operator SPBU Bernah Kotabumi Bentak Konsumen Berprofesi Jurnalis

Diduga Arogan, Operator SPBU Bernah Kotabumi Bentak Konsumen Berprofesi Jurnalis

Februari 4, 2026
Komitmen Brantas Narkoba  Polres Metro Kembali Amankan Dua Pria Diduga Miliki Sabu.

Komitmen Brantas Narkoba  Polres Metro Kembali Amankan Dua Pria Diduga Miliki Sabu.

Agustus 14, 2025
Pers yang Takut pada Kebenaran Sedang Menggali Kuburnya Sendiri

Pers yang Takut pada Kebenaran Sedang Menggali Kuburnya Sendiri

2

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0
Jeratan Gratifikasi Rp7,3 Miliar: Bupati Nonaktif Lampung Tengah Ardito Wijaya Hadapi Sidang Lanjutan Tipikor

Jeratan Gratifikasi Rp7,3 Miliar: Bupati Nonaktif Lampung Tengah Ardito Wijaya Hadapi Sidang Lanjutan Tipikor

Mei 6, 2026
“Way Rarem Kembali Menelan Korban: Dua Nyawa Hilang dalam Rentang Waktu Berbeda di Lampung Utara”

“Way Rarem Kembali Menelan Korban: Dua Nyawa Hilang dalam Rentang Waktu Berbeda di Lampung Utara”

Mei 6, 2026
Menimbang Tarif Tol Terbanggi Besar–Kalianda: Antara Kepastian Investasi dan Keadilan Publik

Menimbang Tarif Tol Terbanggi Besar–Kalianda: Antara Kepastian Investasi dan Keadilan Publik

Mei 5, 2026
Tarif Tol Terbanggi Besar–Kalianda Tembus Rp200 Ribu, Pengguna Jalan Keluhkan Biaya Fantastis

Tarif Tol Terbanggi Besar–Kalianda Tembus Rp200 Ribu, Pengguna Jalan Keluhkan Biaya Fantastis

Mei 5, 2026

Recent News

Jeratan Gratifikasi Rp7,3 Miliar: Bupati Nonaktif Lampung Tengah Ardito Wijaya Hadapi Sidang Lanjutan Tipikor

Jeratan Gratifikasi Rp7,3 Miliar: Bupati Nonaktif Lampung Tengah Ardito Wijaya Hadapi Sidang Lanjutan Tipikor

Mei 6, 2026
“Way Rarem Kembali Menelan Korban: Dua Nyawa Hilang dalam Rentang Waktu Berbeda di Lampung Utara”

“Way Rarem Kembali Menelan Korban: Dua Nyawa Hilang dalam Rentang Waktu Berbeda di Lampung Utara”

Mei 6, 2026
Menimbang Tarif Tol Terbanggi Besar–Kalianda: Antara Kepastian Investasi dan Keadilan Publik

Menimbang Tarif Tol Terbanggi Besar–Kalianda: Antara Kepastian Investasi dan Keadilan Publik

Mei 5, 2026
Tarif Tol Terbanggi Besar–Kalianda Tembus Rp200 Ribu, Pengguna Jalan Keluhkan Biaya Fantastis

Tarif Tol Terbanggi Besar–Kalianda Tembus Rp200 Ribu, Pengguna Jalan Keluhkan Biaya Fantastis

Mei 5, 2026

Browse by Category

  • Aceh
  • Advertorial
  • Asahan
  • Bali
  • Bandar Lampung
  • Bandung
  • Bangka
  • Banten
  • Bengkulu
  • Cirebon
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Empat Lawang
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jamnbi
  • Jawa Barat
  • Jawa tengah
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Langkat
  • Lubuklinggau
  • Magelang
  • Malang
  • Medan
  • Meja Redaksi Gerbangnusantara
  • Merangin
  • Mesuji
  • Metro
  • Muratara
  • Musi Rawas
  • Nasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • PAPUA
  • Paser
  • Pati
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pesisir Barat
  • Politik
  • Polres Tanggamus
  • Pringsewu
  • Profil dan profesi healry egy
  • Profil Egy
  • Provinsi Lampung
  • Ragam
  • Siantar
  • Sulawesi
  • Sumatra Selatan
  • Sumatra Utara
  • Sumedang
  • Surabaya
  • Tanggamus
  • Tanjung Pura
  • TNI || POLRI
  • Trending
  • Tulang Bawang
  • Tulang Bawang Barat
  • Vidio
  • Way Kanan

Recent News

Jeratan Gratifikasi Rp7,3 Miliar: Bupati Nonaktif Lampung Tengah Ardito Wijaya Hadapi Sidang Lanjutan Tipikor

Jeratan Gratifikasi Rp7,3 Miliar: Bupati Nonaktif Lampung Tengah Ardito Wijaya Hadapi Sidang Lanjutan Tipikor

Mei 6, 2026
“Way Rarem Kembali Menelan Korban: Dua Nyawa Hilang dalam Rentang Waktu Berbeda di Lampung Utara”

“Way Rarem Kembali Menelan Korban: Dua Nyawa Hilang dalam Rentang Waktu Berbeda di Lampung Utara”

Mei 6, 2026
  • BOX REDAKSI
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta GerbangSumatera.id © 2024 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI || POLRI
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Vidio

Hak Cipta GerbangSumatera.id © 2024 Web Development PT.TAB | TabWeb