Metro(GN) — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Metro Monitoring Pekerjaan Infrasturktur pembangunan Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan yang diawali dari Jalan Ar Prawiranegara Metro Pusat, Jalan Pala Raya Metro Pusat, Jalan TPAS Karangrejo Metro
Utara dan Jalan WR. Supratman Metro Pusat tersebut di laksanakan hari Rabu (3/12/2025).
Kepala Dinas PUTR Kota Metro Ardah kepada awak media mengatakan kegiatan hari ini dilakukan di tiga titik untuk Metro Pusat dan tiga titik Metro Utara.
“Ini di jalan Wr Supratman ada empat titik, dari titik satu sampai empat untuk rigid sampai titik tiga selesai di titik empat tinggal perapihan terkait rigid sudah selesai tinggal penimbunan kiri dan kanan untuk tiga titik ada di Metro Pusat,” paparnya.
Ardah berharap, pekerjaan dengan anggaran yang besar diharapkan dapat menghasilkan yang maksimal.
“Pekerjaan ini baik, karena anggaran sudah besar kita siapkan otomatis kita mengharapkan Pekerjaan ini harus sesuai dengan anggaran yang ditetapkan,” tegas Ardah.
Sementara untuk khusus di jalan TPAS Ardah mengatakan pekerjaan sudah selesai.
“Untuk di TPAS ada pengerjaan yaitu jalan masuk ke TPAS Itu sudah selesai. Untuk jalan TPAS sendiri kita tadi sudah kita saksikan cuman pengerjaan base aja tetapi untuk jalur masuk itu sudah hotmix,” ujarnya.
Sementara itu kepala inspektorat Kota Metro Hendri Dunan yang diwakili Auditor Muda inspektorat Kurniawan Afrian menjelaskan, dari jalan yang di monitoring baru jalan pala yang sudah PHO (Provisional Hand Over/Serah Terima Sementara) yang lain belum,
Pihaknya berharap Dinas PU selalu memonitoring terkait serah terima dan dipastikan SOP (Standard Operating Procedure atau Prosedur Operasional Standar)-nya sesuai.
Dan ia mengatakan dari hasil monitoring ini , pengerjaan fisik kalau ada kerusakan bisa segera serahkan kepada dinas PU.
“Dari hasil monitoring? Masih ada yang belum dilaksanakan seperti bahu jalan ada timbunan, di perhatikan dalam pemadatan nya supaya kalau musim hujan tidak terlalu turun karena di dalam RAB ada , tadi sudah konfirmasi ke dinas PU juga ada timbunan bahu jalan kanan kiri. Untuk ruas jalan pasangan rigid.
Dan jika dari sisi fisik ada retakan itu bisa saran perbaikan, kalau dari sisi kualitas harus uji lab, uji lab yang mengetahui dinas PU,” ungkapnya. ( Irul )















