TANGGAMUS, gerbangnusantara.id— Suasana haru bercampur hangat menyelimuti pelaksanaan Graduation Day SMA Muhammadiyah Gisting Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Aula Serumpun Padi, Senin (4/5/2026). Momentum kelulusan ini tak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga panggung inspirasi ketika Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, kembali ke almamaternya sebagai sosok pemimpin daerah.

Di hadapan para tamu undangan yang terdiri dari unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus, unsur kecamatan, tenaga pendidik, hingga orang tua siswa, Agus membuka sambutannya dengan nuansa religius dan penuh rasa syukur.
Ia kemudian mencairkan suasana dengan gaya komunikatif yang santai, menyapa para siswa yang memenuhi ruangan. Candaan ringan yang disampaikan mampu menghidupkan interaksi, sekaligus menciptakan kedekatan emosional antara pemimpin dan generasi muda yang hadir.
Namun di balik suasana akrab tersebut, Agus menyampaikan pesan strategis terkait peran pendidikan dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa SMA Muhammadiyah Gisting telah menunjukkan kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus, kami mengapresiasi konsistensi lembaga pendidikan ini dalam melahirkan alumni yang sukses di berbagai bidang, mulai dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, aparat keamanan, hingga wirausaha,” ujarnya.
Momen paling kuat dalam sambutan tersebut hadir ketika Agus mengungkapkan identitasnya sebagai bagian dari keluarga besar sekolah itu. Ia menyebut dirinya sebagai alumni lulusan tahun 1999, yang kini kembali dengan pengalaman dan tanggung jawab sebagai wakil kepala daerah.
Pernyataan tersebut menjadi simbol bahwa pendidikan di daerah mampu melahirkan figur-figur yang berkontribusi nyata dalam pemerintahan dan pembangunan.
Dalam pesannya kepada para lulusan, Agus menekankan pentingnya perubahan pola pikir generasi muda. Ia mendorong siswa untuk tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga memiliki keberanian dan kapasitas untuk menciptakan peluang usaha.
“Generasi muda harus memiliki jiwa kewirausahaan. Ini penting agar ke depan mampu membuka lapangan kerja dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi dalam membimbing siswa hingga mencapai kelulusan, serta kepada orang tua yang dinilai memiliki peran sentral dalam membentuk karakter anak.
Graduation Day ini menjadi penanda berakhirnya satu fase pendidikan sekaligus awal perjalanan baru bagi para siswa. Di tengah dinamika pembangunan daerah, kehadiran figur alumni yang sukses seperti Agus Suranto menjadi bukti bahwa pendidikan lokal memiliki kekuatan besar dalam membentuk masa depan.
Bagi SMA Muhammadiyah Gisting, momentum ini bukan sekadar melepas lulusan, tetapi melanjutkan estafet prestasi. Sementara bagi Agus Suranto, kehadirannya menjadi refleksi perjalanan hidup—tentang kembali ke titik awal, untuk menyalakan harapan baru bagi generasi berikutnya.
Jurnalis: (EGY)















