TANGGAMUS , gerbangnusantara.id – Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan penjelasan resmi terkait beredarnya informasi di media sosial mengenai kondisi sekolah berdinding kayu di Dusun Batu Nyangka, Pekon Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak.
Sekolah tersebut merupakan bagian dari layanan pendidikan kelas jauh SD Negeri Tanjung Raja yang sudah lama hadir untuk menjangkau anak-anak di wilayah terpencil. Lokasinya berada sekitar 10 kilometer dari sekolah induk dengan kondisi medan perbukitan yang cukup terjal, sehingga hanya dapat diakses menggunakan kendaraan roda dua.
Saat ini, jumlah siswa di kelas jauh tersebut sebanyak 13 orang yang tersebar di kelas 2 hingga kelas 5. Proses belajar mengajar dilaksanakan oleh satu orang guru. Sementara itu, siswa kelas 6 mengikuti pembelajaran di sekolah induk guna persiapan ujian.
Keberadaan kelas jauh ini telah ada sejak tahun 1996 dan beberapa kali mengalami perbaikan secara swadaya oleh masyarakat. Adapun fasilitas seperti meja dan kursi belajar merupakan bantuan dari pemerintah daerah melalui sekolah induk. Namun, status lahan tempat berdirinya bangunan tersebut masih perlu penataan karena belum memiliki kejelasan administrasi kepemilikan.
Di sisi lain, SD Negeri Tanjung Raja sebagai sekolah induk telah memiliki bangunan permanen yang representatif, dibangun melalui APBD Tahun 2021 dan 2022, serta dilengkapi fasilitas pendukung seperti perpustakaan.
Menanggapi kondisi ini, Pemkab Tanggamus menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, termasuk di wilayah terpencil. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan segera melakukan kajian menyeluruh terkait keberadaan kelas jauh tersebut, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, mulai dari pemerintah kecamatan, pekon, hingga DPRD Kabupaten Tanggamus.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar mempertimbangkan aksesibilitas, keselamatan siswa, serta efektivitas proses belajar mengajar ke depan.
Pemkab Tanggamus juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya peningkatan pendidikan, serta menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan berdasarkan data yang akurat.
Red/egy














